Lompat ke konten utama
KNKT
Berita 13× dibaca

Imbauan KNKT Terkait Keselamatan Kelistrikan pada Mobil Bus

YOGYAKARTA – Seiring berkembangnya kemajuan teknologi di era revolusi industri 4.0 yang mempengaruhi segala aspek kehidupan termasuk juga pada aspek transportasi. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memandang bahwa sumber daya manusia mem

YOGYAKARTA – Seiring berkembangnya kemajuan teknologi di era revolusi industri 4.0 yang mempengaruhi segala aspek kehidupan termasuk juga pada aspek transportasi. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memandang bahwa sumber daya manusia memiliki peranan penting yang harus didukung dengan diadakannya pelatihan-pelatihan guna meningkatkan kompetensi diri agar hal ini menjadi selaras dengan dinamika perkembangan jaman yang ada.

Pada 18 Maret 2021 di Hotel Grand Aston Yogyakarta, KNKT selaku lembaga pemerintah non struktural yang memiliki fungsi dan tugas menginvestigasi kecelakaan transportasi mengadakan kegiatan Accident Review Forum (ARF) bertajuk “Keselamatan Kelistrikan Mobil Bus” berdasarkan hasil temuan-temuan investigasi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Penyebab kecelakaan mobil bus listrik yang paling sering kami temukan itu karena perkabelannya amburadul, bisa terjadi korsleting itu karena isolasi kabelnya terkelupas, spesifikasi ukuran maupun jenis kabel yang digunakan tidak sesuai, dan perawatannya juga kurang diperhatikan” kata ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan mobil bus listrik.

Oleh sebab itu, KNKT berharap agar setiap operator mobil bus memiliki mekanik ahli kelistrikan guna memenuhi ketentuan keselamatan serta ke depannya masalah kelistrikan ini dapat menjadi bagian terpenting yang harus diperiksa khususnya pada saat proses pengujian berkala kendaraan, mengingat hingga sampai saat ini di dalam uji berkala masalah kelistrikan belum termasuk ke dalam komponen pemeriksaan.

Selain itu, Soerjanto Tjahjono juga menekankan bahwa keselamatan transportasi haruslah menjadi perhatian semua pihak, bukan hanya bagi regulator, namun juga bagi pelaku industri dan masyarakat sebagai pengguna. Para pelaku industri khususnya transportasi darat, KNKT mengimbau untuk lebih memperhatikan kesiapan fisik dan mental pada setiap pengemudi. Mengingat bahwa dalam beberapa tahun belakangan ini, ditemukan banyaknya kasus kecelakaan mobil bus yang disebabkan karena kurangnya waktu istirahat bagipengemudi sehingga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

“Ke depan kami harapkan keselamatan transportasi bisa lebih terjamin dan lebih tertata, sekali lagi semua harus saling mendukung, kepada stakeholder semuanya untuk lebih aware dalam meningkatkan keselamatan transportasi” tutup Soerjanto.

Turut hadir sebagai narasumber Direktur Utama PT. Laksana Karoseri yang membahas mengenai Sistem Kelistrikan Bus, Direktur Jenderal Perhubungan Darat yang membahas mengenai Regulasi Kelistrikan Kendaraan Bermotor Pada Sertifikasi Rancang Bangun Kendaraan Bermotor, dan Direktur PT. Hino Motor Sales Indonesia yang membahas mengenai Desain Elektrikal Pada Mobil Bus.

Kegiatan yang dilakukan secara hybrid tersebut, dihadiri oleh Dinas Perhubungan Tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) secara daring, serta Dinas Perhubungan DI Yogyakarta dan beberapa perusahaan OtobusAntar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang hadir secara langsung.