Lompat ke konten utama
KNKT
Berita 35× dibaca

Industri Penerbangan Mulai Bangkit, Fasilitas Pendukung dan Program Mitigasi Perlu Disiapkan

JAWA TENGAH – Perkembangan pandemi Covid-19 yang kian hari kian membaik menjadi angin segar bagi masyarakat untuk bisa berwisata atau bepergian jarak jauh. Secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, masyarakat sudah semakin perc

JAWA TENGAH – Perkembangan pandemi Covid-19 yang kian hari kian membaik menjadi angin segar bagi masyarakat untuk bisa berwisata atau bepergian jarak jauh. Secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, masyarakat sudah semakin percaya diri melakukan perjalanan salah satunya menggunakan transportasi pesawat terbang.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan kunjungan kerja ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka dan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 26-27 Oktober 2021 serta peninjauan pembangunan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) juga turut dilakukan mengingat persoalan mengenai keselamatan transportasi khususnya udara semakin menjadi prioritas, maka beberapa fasilitas pendukung perlu dipersiapkan dengan baik serta bagaimana mitigasi apabila terjadi keadaan darurat.

“Sekarang tren kecelakaan di udara ini kondisinya memprihatinkan khususnya di Indonesia, laju kecelakaan selama pandemi dibanding sebelum adanya pandemi cenderung naik. Dalam bulan-bulan ini aja udahada 3 kali kecelakaan” ujar Soerjanto Tjahjono selaku ketua KNKT. Soerjanto menekankan agar hal tersebut dapat diminimalisir dan apabila ada kecelakaandi suatu tempat maka kecelakaan dengan penyebab yang sama tersebuttidak lagi terjadi di tempat lainnya.

Dari kegiatan kunjungan kerja ke dua bandara yang tergolong baru tersebut, KNKT mengharapkan ke depannya setiap bandara menemukan caranya masing-masing atau memikirkan solusi terkait peningkatan keselamatan terutama pada awak pesawat yang membawa penumpang. Jangan sampai lalai, membawa atau menaikkan mereka yang kondisinya sedang tidak baik-baik saja yang justru hal tersebut berpotensi menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Nantinya penemuan cara baruatau solusi itu apabila berhasil diterapkan dapat juga berlaku pada bandara lainnya.

Kini perlahan-lahan industri penerbangan mulai bangkit seiring dengan pertumbuhan penumpang, kendati demikian, selama pandemi berlangsung dan jumlah penumpang sangat mengalami keturunan drastis atau sepi, ke dua bandara tersebut tetap dalam

perawatan dan pengawasan selayaknya bandara beroperasi secara normal sebelum pandemi. Melihat hal tersebut, Ketua KNKT memberikan apresiasi kepada keduanya karena selalu siap sedia apabila ada pesawat yang sewaktu-waktu akan melakukan pendaratan secara darurat.

Selain pengecekan Bandara, pada kunjungannya ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ketua KNKT yang didampingi oleh Bapak Agus Pandu Purnama selaku General Manager Angkasa Pura 1 mencoba menaiki kereta Bandara dengan ditemani oleh Kepala Stasiun YIA, Bapak Bhurhanudin ke Stasiun Tugu, Jogjakarta yang kemudian disambut oleh Kepala Stasiun, Bapak Agus Triyanto.