Lompat ke konten utama
KNKT
Summary Laporan 268× dibaca

Investigasi Kecelakaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Berupa Kecelakaan Mobil Tangki Terbakar, di Jalan Gatot Subroto KM 11, Kec. Dumai Selatan, Kota Dumai, Riau, Minggu 25 Februari 2024

-

Pada hari Minggu, 25 Februari 2024, mobil trailer tangki pengangkut BBM (selanjutnya disebut truk trailer tangki) dengan nomor kendaraan B-9606-TEJ yang dikemudikan oleh awak mobil tangki (AMT 1) bersama pendamping berangkat dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Dumai Selatan sekitar pukul 09.40 WIB.

Kendaraan membawa muatan Pertalite 16 KL dan Biosolar 8 KL dengan tujuan SPBU No. 14.21.4230 di Kecamatan Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara dengan jarak ±299 km.

Sekitar pukul 10.35 WIB di Jalan Gatot Subroto KM 11, Kecamatan Dumai Selatan, dari arah berlawanan datang truk tangki pengangkut CPO yang menghindari jalan berlubang dan masuk ke jalur berlawanan.

Truk trailer tangki berusaha menghindar dengan turun ke bahu jalan. Truk penarik sempat kembali ke badan jalan, namun bagian trailer masih berada di bahu jalan. Tidak lama kemudian kendaraan terguling dan menimpa pohon mahoni.

Pohon yang roboh kemudian menimpa jaringan listrik Tegangan Menengah (JTM) 20 kV dan memicu munculnya api yang membakar truk trailer tangki.

Akibat kejadian ini, dua orang AMT mengalami luka ringan dan dirawat di RS Awal Bros Kota Dumai. Pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Dumai dan tim PKD Pertamina Refinery Unit yang tiba sekitar 30 menit setelah kejadian. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.10 WIB.

Saat kejadian cuaca tidak hujan. Lokasi kejadian berdasarkan GPS berada di 1°37'20.8"N 101°20'48.6"E.

Faktor-Faktor Yang Berkontribusi

  1. Kebocoran pipa air di sisi jalan menyebabkan genangan air yang mempercepat kerusakan badan jalan.
  2. Kerusakan jalan memaksa pengemudi kendaraan lain mengambil jalur berlawanan arah.
  3. Kondisi AMT yang telah mengemudi selama 17 jam meningkatkan risiko kelelahan dan mempengaruhi pengambilan keputusan.
  4. Perbedaan tinggi antara badan jalan dan bahu jalan serta kemiringan bahu yang substandar meningkatkan risiko kendaraan terguling.

Faktor Peningkatan Tingkat Keparahan (Severity)

  1. Tumpahan BBM dari manhole truk trailer tangki yang memperbesar risiko kebakaran.
  2. Gangguan eksternal pada area aman jaringan listrik Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM).
  3. Pemasangan teralis pada kaca depan yang menghambat evakuasi awak kendaraan dalam kondisi darurat serta berpotensi meningkatkan kelelahan mata.

Atas kejadian kecelakaan ini, KNKT memberikan rekomendasi kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau, PT Pertamina Refinery Unit II, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau, PT Elnusa Petrofin, dan PT Perusahaan Listrik Negara area Dumai.