Lompat ke konten utama
KNKT
Summary Laporan 432× dibaca

Investigasi Kecelakaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Berupa Kecelakaan Tunggal Mobil Bus Po. Rosalia Indah Ad 7019 Oa di KM 370 a Tol Batang - Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 11 April 2024

-

Hari Rabu tanggal 10 April 2024 jam 06.30 WIB, Mobil Bus AKAP PO Rosalia Indah AD 7019 OA (selanjutnya disebut mobil bus) membawa penumpang dari Jakarta dengan tujuan akhir Surabaya.

Mobil bus yang diawaki pengemudi 1, pengemudi 2 dan pembantu pengemudi kemudian dikendarai oleh pengemudi 2 berangkat dari Bitung, Tangerang untuk menjemput penumpang menuju Pondok Ungu, Bekasi pukul 12.00 WIB dan tiba pukul 14.00 WIB.

Mobil bus kembali berangkat pukul 16.30 WIB menuju Terminal Pulogebang dan melanjutkan perjalanan sekitar pukul 16.50 WIB. Bus tiba di Subang Rest Area Rosin Resto pukul 21.15 WIB dan melakukan istirahat sekitar 1 jam.

Perjalanan dilanjutkan oleh pengemudi 1 sekitar pukul 22.30 WIB. Saat mencapai KM 227 A Tol Kanci – Pejagan, mobil bus mengalami kendala dan berhenti sekitar pukul 00.30 WIB. Awak bus kemudian menghubungi tim pemantau untuk mengirimkan bus pengganti.

Setelah menunggu sekitar 3 jam 30 menit, bus pengganti tiba pukul 04.30 WIB dikemudikan oleh mekanik storing. Pengemudi 1 memutuskan tidak melanjutkan perjalanan dan tetap di lokasi bersama mekanik, sehingga perjalanan dilanjutkan oleh pengemudi 2 dan pembantu pengemudi.

Sekitar KM 320 A, pengemudi 2 mengalami kantuk (microsleep) dan sempat berhenti di bahu jalan untuk melakukan peregangan. Perjalanan dilanjutkan kembali hingga pukul 06.35 WIB.

Di KM 370 A, mobil bus keluar dari jalan tol, masuk ke saluran samping jalan, dan menabrak beton drainase sepanjang ±150 meter. Sebagian penumpang terlempar keluar dari bus hingga kendaraan berhenti.

Evakuasi dilakukan oleh tim ambulans dan rescue jalan tol menuju RSI Kendal. Lokasi kejadian berada pada koordinat 6°55'29.02"S 109°56'31.85"E. Saat kejadian, kondisi cuaca tidak hujan.

Kecelakaan ini mengakibatkan: 7 orang meninggal dan 15 orang luka ringan.

Kemungkinan Penyebab (Probable Cause)

Pemanfaatan waktu istirahat yang tidak optimal sehingga pengemudi mengalami kelelahan berlebih (fatigue) dan mengalami tidur singkat (microsleep).

Faktor-Faktor Yang Berkontribusi

  1. Durasi kerja pengemudi mencapai ±18 jam tanpa persiapan waktu istirahat yang cukup.
  2. Waktu istirahat tidak dimanfaatkan untuk tidur, melainkan digunakan untuk aktivitas lain seperti bermain handphone, menelepon, dan mengobrol.
  3. Indikasi microsleep saat kejadian, ditandai dengan pengemudi sebelumnya sudah merasa kantuk dan sempat berhenti.
  4. Kelelahan berlebih (fatigue) akibat kurangnya istirahat yang memicu microsleep saat mengemudi.

Fatalitas

Keberadaan drainase terbuka di sisi jalan tol serta tidak digunakannya sabuk keselamatan pada kursi pengemudi dan penumpang menyebabkan penumpang terlempar dari kursi bahkan keluar dari kendaraan saat kecelakaan terjadi.

Dalam laporan investigasi ini, KNKT memberikan rekomendasi kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, PO Rosalia Indah, dan PT Jasa Marga (Persero) untuk melakukan perbaikan guna mencegah kejadian serupa.