Lompat ke konten utama
KNKT
Berita 5× dibaca

Kecelakaan Bus Angkutan Lebaran 2017 Karena Kurang Pengawasan di Jalan Alternatif

Berkaca dari peristiwa Tergulingnya Bus Rosalia Indah pada musim mudik lebaran tahun 2017 yang menyebabkan meninggalnya penumpang bus sebanyak 4 (empat) orang, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selaku Koordinator Bidang Keselamatan dala

Berkaca dari peristiwa Tergulingnya Bus Rosalia Indah pada musim mudik lebaran tahun 2017 yang menyebabkan meninggalnya penumpang bus sebanyak 4 (empat) orang, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selaku Koordinator Bidang Keselamatan dalam Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018 (1439 Hijriah) merasa perlu untuk memberikan beberapa himbauan.

Dalam kaitannya dengan penggunaan jalan alternatif, Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono dalam keterangannya pada hari Senin 7 Mei 2018, mengatakan bahwa dalam penanganan kemacetan pada puncak musim mudik lebaran harus tetap memperhatikan peraturan mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang lebih mendasar. Jangan niatnya untuk mengurai kemacetan malah menimbulkan kecelakaan atau peristiwa yang tidak diinginkan lainnya. Ketua KNKT mencontohkan tergulingnya Bus Rosalia tahun 2017.

Berdasarkan data yang ditemukan di lapangan, kelas jalan yang dilalui tidak sesuai dengan ukuran bus yang bersangkutan. Walaupun bukan merupakan satu-satunya faktor penyebab, tetapi kejadian serupa bisa diminimalisir bila aturan mengenai kelas jalan tetap diperhatikan. Ditambahkannya lagi, “ Untuk kedepan di dalam pengalihan lalu lintas,itu waktu dialihkan hanya kendaraan-kendaraan yang sesuai dengan kelasnya yang dilewatkan jalur alternatif” pinta Soerjanto. Kalau kendaraan-kendaraan yang tidak sesuai dengan kelasnya harus dicarikan jalur-jalur alternatif yang sesuai kelasnya atau kalau tidak yang disuruh menunggu sampai jalan utama tersebut bisa dilalui.

“Untuk peristiwa Rosalia ini kan tikungan-tikungan jalan yang dilalui mungkin tidak masalah bila dilalui oleh kendaraan di kelas 3 seperti sedan atau mobil kecil lainnya tapi kalau dilalui bis ya akibatnya bisa seperti kejadian tahun lalu itu” ungkap Soerjanto ketika menanggapi kecelakaan bus Rosalia dikarenakan kesalahan suatu sistem pengaturan yang tak perlu terulang.

Selain pengarahan jalur alternatif, hal yang penting adalah pengawasan terhadap kendaraan yang akan melintas. Diharapkan petugas-petugas di lapangan tetap konsisten pada peraturan yang ada baik dalam kondisi lalu lintas lancar maupun kondisi lalu lintas padat. Dengan

penegakan aturan yang ada semoga angkutan lebaran tahun 2018 berjalan jauh lebih aman dan nyaman dibanding tahun-tahun sebelumnya.