Lompat ke konten utama
KNKT
Berita 2× dibaca

KNKT Bersama Staf Ahli Menteri Perhubungan Selenggarakan Rapat Program Keselamatan Transportasi Tahun 2019

JAKARTA – Dalam rangka meningkatkan tingkat keselamatan transportasi, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Staf Ahli Bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan Perhubungan Kementerian Perhubungan mengadakan rapat penelaahan progra

JAKARTA – Dalam rangka meningkatkan tingkat keselamatan transportasi, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Staf Ahli Bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan Perhubungan Kementerian Perhubungan mengadakan rapat penelaahan program keselamatan transportasi Tahun Anggaran 2019. Rapat diadakan di Ruang Rapat KNKT tanggal 31 Januari 2019 dan dihadiri oleh perwakilan dari Badan Litbang Perhubungan, perwakilan dari Biro Perencanaan Perhubungan, perwakilan dari Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan (PPTB), serta perwakilan masing-masing Direktorat Jenderaal di Kementerian Perhubungan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan Perhubungan Cris Kuntadi. Dalam sambutannya Cris Kuntadi menyampaikan bahwa pentingnya pembahasan program keselamatan ini sebagai pedoman ke depannya untuk meningkatkan keselamatan seluruh moda transportasi baik darat, laut, udara, dan perkeretaapian. Selain itu dengan persiapan yang matang melalui pembuatan perencanaan kegiatan setiap moda diharapkan pembangunan sektor transportasi dapat lebih terarah dan dapat mengutamakan keselamatan untuk memberikan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Setiap direktorat jenderal beserta badan di bawah Kementerian Perhubungan memaparkan kegiatan yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2019. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat merencanakan untuk melakukan kegiatan antara lain melaksanakan Pekan Keselamatan Jalan kepada para pengguna dan pelaku usaha di bidang transportasi, melakukan pembangunan sistem penimbangan kendaraan bermotor secara daring (online), melakukan perbaikan lokasi rawan kecelakaan di jalan nasional pada 13 lokasi di Provinsi Sumbar, pembangunan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) di Provinsi Jatim, dan pengadaan pemasangan Zona Selamat Sekolah sebanyak 12 lokasi di Jateng.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan melakukan pengerukan alur, proses docking, pembangunan rambu suar, pembangunan dan pengembangan Vessel Traffic Service (VTS), upgrade Global Maritime Distress and Safety System Stasiun Radio Pantai (GMDSS SROP) Bengkulu, pembangunan fasilitas Sarana Bantu Navigasi Pelayaran(SBNP) Pelabuhan Bojong Salawe Pangandaran, Replacement menara suar yang sudah tidak layak, pengadaan Automatic Identification System (AIS) Base Station untuk 7 lokasi, serta pembangunan kapal patroli.

Kemudian Direktorat Jendral Perhubungan Udara merencanakan akan melakukan kegiatan rehabilitasi pembuatan dan pemasangan pagar, pengadaan dan pengiriman Foam Tender, perbaikan dan perpanjangan runway, taxiway dan apron dengan aspal termasuk marking, pengadaan kendaraan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), kemudian pengadaan dan pemasangan AFL (Airfield Lighting System), pengadaan dan pemasangan Sequence Flashing Light (SQFL), pengawasan dan pembinaan terhadap kebandarudaraan, pengawasan dan pembinaan angkutan udara, pengawasan dan pembinaan keamanan penerbangan, pengawasan dan pembinaan navigasi penerbangan, serta pengawasan dan pembinaan kelaikan udara.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian merencanakan akan melakukan audit dan inspeksi keselamatan perkeretaapian, pemeriksaan dan analisis kecelakaan perkeretaapian, pencegahan dan penegakan hukum bidang keselamatan, serta pengoperasian dan perawatan peralatan keselamatan perkeretaapian.

Yang terakhir yaitu Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) merencanakan akan melakukan kegiatan pengoperasian dan pemeliharaan perlengkapan jalan, pengadaan dan pemasangan fasilitas keselamatan perlengkapan jalan, serta penyelenggaraan posko angkutan lebaran dan Nataru.

Diharapkan setiap stakeholder yang bertanggungjawab pada keselamatan transportasi dapat saling mendukung untuk terselenggaranya kegiatan untuk melaksanakan program keselamatan Tahun Anggaran 2019