Lompat ke konten utama
KNKT
Berita 3× dibaca

KNKT Mensosialisasikan Safety Campaign Ban Keselamatan untuk Sepeda Motor

BEKASI –Pada hari Kamis dan Jumat tanggal 25 dan 26 Juli 2019 KNKT melaksanakan sosialisasi terkait Safety Campaign ban berkeselamatan yang diperuntukkan untuk sepeda motor. Kegiatan ini dilatarbelakangi Tren kecelakaan sepeda motor akan terus mening

BEKASI –Pada hari Kamis dan Jumat tanggal 25 dan 26 Juli 2019 KNKT melaksanakan sosialisasi terkait Safety Campaign ban berkeselamatan yang diperuntukkan untuk sepeda motor. Kegiatan ini dilatarbelakangi Tren kecelakaan sepeda motor akan terus meningkat setiap tahunnya. Apabila pengemudi tidak memperhatikan bagaimana merawat kondisi kelaikan ban sepeda motornya maka korban dapat terus berjatuhan. Kecelakaan yang ditimbulkan dapat terjadi dengan fatalitas tinggi. Itu merupakan fakta yang sudah ada datanya dari tahun ke tahun. Sayangnya kampanye ban berkeselamatan kepada pengguna sepeda motor cenderung tenggelam dengan masifnya iklan produk motor baru yang dapat melaju kecang seperti pesawat terbang. Mungkin perlu buzzer-buzzer volunteer yang dapat menggerakkan Kampanye Keselamatan untuk sepeda motor sehingga lebih digalakkan dan masif terutama bagaimana cara merawat dan menggunaka ban yang baik dan benar agar dapat meminimalisasi risiko kecelakaan di jalan. Berdasarkan data yang telah dihimpun secara umum kecelakaan terjadi diakibatkan oleh kelalaian diri pengendara sendiri sekitar 50% dan kelalaian orang lain mencapai 50%. Oleh karena itu, lebih baik agar sesama pengendara sepeda motor saling mengingatkan dengan meminimalisasi kemungkinan tersebut 50% dari kelalaian dari diri kita sendiri.

Apabila merujuk data dari Divisi Humas Polri bahwa pada musim Angkutan Lebaran tahun 2018 hingga H+4 Lebaran terdapat total 1.559 kecelakaan lalu lintas yang mayoritas terjadi di jalur darat dengan menewaskan sebanyak 346 orang korban jiwa. Sedangkan untuk tahun 2017 terjadi sebanyak 2.237 kecelakaan dan korban jiwa sebanyak 865 orang. Di mana sebagian besar peristiwa kecelakaan tersebut dialami oleh pegendara sepeda motor. Sehingga tahun ini Pemerintah marak mengkampayekan untuk mudik tidak menggunakan sepeda motor dan menyediakan jasa angkutan mudik gratis menggunakan moda transportasi massa lainnya serta menyediakan paket pengiriman sepeda motor untuk menghindari jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor. Diharapkan dengan usaha tersebut dapat menurunkan angka kecelakaan pada sepeda motor.

Berdasarkan data kendaraan yang dihimpun dari PT Pertamina Lubricants pada tahun 2018 oleh Badan Pusat Statistik, jumlah kepemilikan sepeda motor sebanyak 137.7 juta dengan rincian 15.8 juta mobil penumpang serta 8.8 juta bus dan truk. Di mana jumlah sepeda motor telah mencapai separuh jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2018 yaitu sekitar 260 juta jiwa.

Oleh karena itu, melihat situasi tersebut untuk meminimalisasi risiko kecelakaan jalur darat ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bekerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI) menyelenggarakan safety campaign penggunaan ban berkeselamatan di Mall Sumarecon Bekasi dengan melakukan pemeriksaan kondisi ban secara gratis kepada pengunjung mal. Dalam kesempatan tersebut setiap sepeda motor yang diparkirkan di tempat parkir mal akan dilakukan pemeriksaan oleh petugas dari APBI untuk melihat kondisi ban apakah masih laik atau tidak dan idealkah tekanan angin yang ada. Kemudian setelah pemeriksaan tersebut selesai, hasil form pemeriksaan dan leaflet ban berkeselamatan akan ditempelkan pada sepeda motor tersebut, sehingga pemilik sepeda motor dapat mengetahui kondisi actual pada ban mereka. Selain itu pada booth yang dibuka oleh APBI, para pengendara dapat menambah tekanan angin gratis jika diperlukan dan diberikan pula pengarahan serta bingkisan menarik. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya merawat kondisi ban kendaraan terutama sepeda motor