Lompat ke konten utama
KNKT
Berita 2× dibaca

KNKT Menyampaikan Laporan Pendahuluan Kecelakaan Tunggal Mobil Tangki di Jalan Raya Padang-Solok Sumatera Barat

Kecelakaan tunggal melibatkan mobil tangki BBM dengan nomor kendaraan BA-8146-QU di Jalan Raya Padang-Solok, Sumatera Barat pada 6 Januari 2020 lalu. Kecelakaan mengakibatkan mobil tangki BBM terguling dan menabrak tebing. Komite Nasional Keselamatan

Kecelakaan tunggal melibatkan mobil tangki BBM dengan nomor kendaraan BA-8146-QU di Jalan Raya Padang-Solok, Sumatera Barat pada 6 Januari 2020 lalu. Kecelakaan mengakibatkan mobil tangki BBM terguling dan menabrak tebing. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terjun ke lokasi kejadian guna melakukan investigasi.

Dari data dan fakta di lapangan didapat kronologis kejadian yaitu bermula sekitar pukul 16.30 WIB mobil tangki sedang melewati tanjakan leter S di jalan Sitinjau Lauik. Kemudian, mobil tangki tidak mampu bergerak naik dan awak mobil tangki mencoba untuk melakukan perpindahan perseneling dari tiga ke dua. Namun belum sempat melakukan perpindahan perseneling, awak mobil tangki mendengar suara mendesis seperti ban bocor dari arah belakang. Awak mobil tangki melihat ke arah kaca spion sebelah kanan dan terlihat selang penghubung kompresor ke tangki udara terlepas dan menggantung, kemudian mobil tangki yang dalam posisi menanjak mulai berhenti dan mundur perlahan. Mengantisipasi mobil tangki yang mundur, awak mobil tangki langsung menarik rem tangan secara penuh namun mobil tangki tetap bergerak mundur. Mengetahui mobil tangki tidak dapat dihentikan maka awak mobil mencoba untuk mengganjal ban namun mobil tangki tetap bergerak ke belakang. Selanjutnya awak mobil tangki mengarahkan mobil tangki yang masih bergerak mundur ke sebelah kiri dan akhirnya mobil tangki membentur tebing. Kemudian mobil tangki terguling ke kanan dan bagian atap mobil tangki rusak. Selanjutnya mobil tangki terguling ke arah kiri dan terhenti.

Pada kecelakaan tunggal ini, tidak ada korban meninggal dunia. Namun salah satu awak mobil mengalami cedera ringan pada bagian kaki. Cuaca pada saat terjadi kecelakaan juga dilaporkan cerah dan tidak hujan.

Setelah melakukan serangkaian proses investigasi, KNKT menerbitkan laporan pendahuluan yang berisi temuan-temuan serta rekomendasi segera untuk ditindaklanjuti oleh para stakeholder terkait. Dalam laporan pendahuluan yang diterbitkan oleh KNKT ini, memuat beberapa informasi antara lain data mengenai mobil tangki beserta awaknya, kemudian terkait prasarana jalan pada lokasi kejadian, informasi pemeriksaan serta manajemen operasional perusahaan operator mobil tangki, dan data cuaca pada saat kejadian berlangsung.

Pada laporan pendahuluan ini juga diterbitkan sejumlah rekomendasi segera yang ditujukan kepada para stakeholder terkait untuk ditindaklanjuti secepatnya mengingat rekomendasi ini sangat penting terkait dengan kecelakaan yang terjadi. KNKT menerbitkan rekomendasi segera kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat sebanyak 9 rekomendasi, Walikota Padang sebanyak 3 rekomendasi, PT Pertamina Persero sebanyak 11 rekomendasi, serta PT Elnusa Petrofin sebanyak 15 rekomendasi. Sebagian besar rekomendasi menekankan kepada perlunya sosialisasi, edukasi, dan pelatihan bimbingan teknis terkait prosedur mengemudi yang baik kepada para awak mobil tangki. Diharapkan dengan adanya laporan pendahuluan ini serta dikeluarkannya rekomendasi segera dapat meningkatkan keselamatan angkutan tangki di jalan serta potensi kecelakaan dengan penyebab yang sama tidak terulang kembali.