Kota Padang Dipilih Menjadi Pilot Project Implementasi Keselamatan Perlintasan Sebidang
JAKARTA – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelenggarakan acara Accident Review Forum (ARF) untuk moda perkeretaapian dengan tema "Penanganan Keselamatan di Perlintasan Sebidang, antara Pusat dan Daerah". Forum diskusi dilaksanakan p
JAKARTA – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelenggarakan acara Accident Review Forum (ARF) untuk moda perkeretaapian dengan tema "Penanganan Keselamatan di Perlintasan Sebidang, antara Pusat dan Daerah". Forum diskusi dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2021 secara hybrid, dengan narasumber dihadirkan secara fisik di Red Top Hotel Jakarta, stakeholder terkait dan media hadir melalui Zoom Meeting.
Dengan diadakannya acara ARF ini diharapkan dapat menjadi suatu wadah bertukar pikiran atau menyamakan persepsi terkait penanganan kecelakaan perkeretaapian. Selain itu, acara ARF ini juga bertujuan untuk mencari solusi dari permasalah berbagai moda transportasi, pada kesempatan kali ini, khususnya perkeretaapian. “Semoga di acara ini kita bukan hanya terpaku pada menentukan definisi tapi lebih kepada mencari solusi terbaik dari permasalahan transportasi yang ada”, ujar Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono.
Forum ini dihadiri oleh beberapa narasumber yang mewakili instansi-instansi terkait moda transportasi perkeretaapian baik regulator maupun operator. Narasumber tersebut antara lain, Direktur Keselamatan Perkeretaapian Bapak Edi Nursalam, Kepala Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi BRIN Bapak Sinung, perwakilan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Bapak Renny Dwi Astuti, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian timur Bapak Mohamad Zulkarnain, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Barat Bapak Suranto, dan Direktur Keselamatan dan Keamanan PT Kereta Api Indonesia Persero Bapak M. Ramdany.
Dalam kegiatan diskusi, para narasumber bertukar pikiran perihal perlintasan sebidang yang mencakup konsep, ruang lingkup dan implementasi sistem manajemen keselamatan, serta temuan tentang penyebab kecelakaan perkeretaapian beserta rekomendasi keselamatan kepada para pihak untuk mengurangi atau mencegah terjadinya kecelakaan dengan penyebab yang sama agar tidak terulang di masa yang akan datang.
Dari diskusi yang telah dilaksanakan, terbentuk rencana untuk menjadikan Kota Padang sebagai pilot project implementasi keselamatan di perlintasan sebidang yang direncanakan akan melibatkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Operator dalam hal ini PT Kereta Api Indonesia. Pertimbangan dipilihnya Kota Padang sebagai pilot project keselamatan ini didasarkan pada Kota Padang yang memiliki jumlah perlintasan sebidang terbanyak di Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KNKT juga menyatakan harapannya agar ke depannya kecelakaan di perlintasan sebidang dapat diminimalisir. “Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan operator, kita sama-sama berharap kecelakaan di perlintasan sebidang ini dapat ditekan seminimal mungkin” tutupnya.