Siaran Pers No. 30/KNKT/XI/2018
Terkait dengan kejadian lost contact, pesawat Boeing 737 MAX 8 registrasi PK-LQP yang dioperasikan oleh PT. Lion Mentari Airlines (Lion Air) sebagai penerbangan JT-610 dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandar Udara Depati
Terkait dengan kejadian lost contact, pesawat Boeing 737 MAX 8 registrasi PK-LQP yang dioperasikan oleh PT. Lion Mentari Airlines (Lion Air) sebagai penerbangan JT-610 dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandar Udara Depati Amir, Pangkal Pinang pada tanggal 29 Oktober 2018, dapat disampaikan perkembangan proses investigasi hari ke-4, tanggal 1 November 2018 sebagai berikut:
1.Tim NTSB yang terdiri dari NTSB (National Transportation Safety Board) USA, Boeing, FAA (Federal Aviation Federation) dan GE (General Electric) tiba di KNKT dan melakukan koordinasi dengan KNKT.
2.Pada pukul 10.05 CSMU (Crash Surviveable Memory Unit) ditemukan oleh Tim KNKT yang bekerja sama dengan BPPT, TNI Angkatan Laut dan Basarnas.
3.Kemudian pukul 11.17 5 orang dari Tim NTSB bergerak ke JICT II untuk melihat puning-puing yang sudah terkumpul didampingi oleh 2 orang tenaga ahli KNKT.
4.CSMU yang telah ditemukan, diserah terimakan ke KNKT dari Basarnas.
5.Pada pukul 19.10 CSMU telah tiba di KNKT dan langsung disimpan ditempat yang aman.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi KNKT Command Center: 0812 1265 5155.
# Press Release KNKT pada tanggal 1 November 2018 jam 19.00 WIB