Lompat ke konten utama
KNKT
Berita 2× dibaca

Siaran Pers No. 33/KNKT/XI/2018

Terkait dengan kejadian lost contact, pesawat Boeing 737 MAX 8 registrasi PK-LQP yang dioperasikan oleh PT. Lion Mentari Airlines (Lion Air) sebagai penerbangan JT-610 dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandar Udara Depati

Terkait dengan kejadian lost contact, pesawat Boeing 737 MAX 8 registrasi PK-LQP yang dioperasikan oleh PT. Lion Mentari Airlines (Lion Air) sebagai penerbangan JT-610 dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandar Udara Depati Amir, Pangkal Pinang pada tanggal 29 Oktober 2018, dapat disampaikan perkembangan proses investigasi hari ke-7, tanggal 4 November 2018 sebagai berikut:

1.Kemarin sore tanggal 3 November 2018 pukul 18.00 wib, 2 investigator dari ATSB sudah tiba di KNKT untuk membantu proses download FDR.

2.Wreckage (landing gear dan mesin) masih menunggu untuk diserah terimakan kepada KNKT. Jika sudah diserah terimakan maka KNKT akan memulai proses identifikasi lanjutan dari barang-barang tersebut. Dan dibantu oleh pihak dari Boeing, GE dan NTSB.

3.Pada hari ini, di Kantor KNKT beberapa orang Tim KNKT dan NTSB sendiri melakukan proses verifikasi dan diskusi dari data-data yang telah terkumpul selama 6 hari terakhir.

4.Updated dari Lab Blackbox KNKT bahwa hari ini data FDR telah berhasil didownload. Data yang diperoleh adalah 69 jam, mencatat 19 penerbangan termasuk penerbangan yang mengalami kecelakaan.

5.Kapal Baruna Jaya I milik BPPT yang digunakan Tim KNKT untuk melakukan pencarian CVR dan badan pesawat kembali ke dermaga untuk melakukan pengisian bahan bakar.