Lompat ke konten utama
KNKT
Berita 16× dibaca

Sosialisasi Keselamatan Transportasi pada Wisata Religi antara KNKT dan Sekretariat Mesjid Istiqlal

JAKARTA – Sampai dengan saat ini, wisata religi merupakan kebutuhan pokok sebagian besar umat muslim di Indonesia. Setiap tahun sebagian besar wisata religi ini dikoordinir oleh Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) tempat umat muslim tinggal.

JAKARTA – Sampai dengan saat ini, wisata religi merupakan kebutuhan pokok sebagian besar umat muslim di Indonesia. Setiap tahun sebagian besar wisata religi ini dikoordinir oleh Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) tempat umat muslim tinggal. Adapun destinasi wisata religi ini adalah tempat yang memiliki nilai sejarah umat muslim seperti mesjid dan makam tokoh ulama terkenal. Sedangkan tujuan dari wisata ini ialah mengharapkan keberkahan selama menjalani kehidupan di dunia dan akhirat. Beberapa wisata religi di Indonesia tidak pernah memperhitungkan aspek keselamatan transportasi dalam perencanaan perjalanannya.

Berdasarkan hasil investigasi yang kerapkali dilakukan KNKT diketahui faktor dominan sebesar 80% penyebab kecelakaan angkutan jalan adalah kelelahan (fatigue). Hal ini dikarenakan pengemudi bus yang digunakan untuk wisata religi tidak memiliki waktu istirahat yang cukup di tempat tujuan wisata.

Pada tanggal 27 juni 2022, KNKT melaksanakan kunjungan kerja ke sekretariat mesjid Istiqlal. Ketua KNKT diterima langsung oleh H. Mubarok, S.H., M.Si selaku kepala sekretariat dan beberapa pejabatnya seperti Dr. N.E Fatimah, M.Si dan H. Saparwadi, SE.I. Pada kesempatan ini, ketua KNKT meminta bantuan kepada kepala sekretariat mesjid Istiqlal melalui ustaz yang memberikan tauziah terkait pemberian sedekah berupa waktu bagi pengemudi untuk dapat beristirahat di tempat tujuan wisata. Hal ini merupakan sedekah yang diberikan kepada sesame umat manusia. Sedekah tidak saja berupa benda yang berwujud akan tetapi waktu istirahat juga terutama bagi pengemudi bus yang membutuhkan.

Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak Istiqlal diketahui bahwa pengemudi bus tidak disediakan tempat khusus untuk beristirahat di mesjid Istiqlal. Ke depannya pihak Istiqlal berencana akan melakukan sosialisasi kepada para jamaahnya agar memberikan waktu istirahat bagi pengemudi bus. Sosialisasi akan disampaikan melalui media sosial dan kanal youtube “Mesjid Istiqlal Tv” dengan Imam Besar, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A langsung yang menjadi narasumbernya.

“Besar harapan KNKT dengan adanya himbauan melalui imam besar ini yang nantinya akan diteruskan kepada seluruh mesjid di Indonesia terkait kebutuhan pokok sebagian umat dapat terpenuhi namun juga memperhatikan aspek keselamatan sebagai yang utama.” tutur Soerjanto.