Lompat ke konten utama
KNKT
Pelayaran CLOSED Aturan

03.RI-2008-06.03

Instansi penerima
Direktur Jenderal Perhubungan Laut
Kategori penerima
Regulator Indonesia
Tanggal terbit
20 Mei 2022
Batas waktu tanggapan

Isi rekomendasi

Membuat ketentuan wajib pandu untuk semua kapal, termasuk kapal yang terbuat dari kayu

Lini masa tanggapan instansi 1

  1. Tanggapan 1 dari 1

    - Pelabuhan Tanjung Perak telah ditetapkan sebagai perairan Wajib Pandu Kelas I berdasarkan KM 22 Tahun 1990 tentang Penetapan Kelas Perairan Wajib Pandu;- Badan usaha pelabuhan yang menerima pelimpahan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal di perairan wajib pandu Kelas I Tanjung Perak adalah PT Pelabuhan Indonesia III (Persero);- Pada Bouy 14 masuk ke dalam ketetapan perairan Wajib Pandu Kelas I Tanjung Perak;- Pada perairan Wajib Pandu untuk kapal GT = 500 wajib menggunakan jasa pemanduan dan penundaan kapal, akan tetapi tidak merujuk pada bahan material kapal;- Kapal dengan ukuran kurang dari 500 atas permintaan nakhoda atau atas perintah pengawas pemanduan maka dapat diberikan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal;- Pengawasan kegiatan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan di perairan Wajib Pandu Kelas I Tanjung Perak dilaksanakan oleh Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak.