PLB 853A-854A (KRL Bandara Mri-Du-Bst) (KCI) — Jalur II St. Bandara Soekarno Hatta
- Nomor investigasi
- KNKT.23.04.03.02
- Waktu kejadian
- Lokasi
- Jalur II St. Bandara Soekarno Hatta
- Wilayah administratif
- KOTA TANGERANG, BANTEN
Kronologi & deskripsi kejadian
Kecelakaan perkeretaapian PLB 853A-854A (KRL Bandara Mri-Du-Bst) menabrak batas aman berhenti jalur II St. Bandara Soekarno Hatta, tanggal 14 April 2023
Data teknis
| Operator | — |
|---|---|
| Nama / nomor KA | — |
| Koordinat | -6.126999048561642, 106.65307422778645 |
| Sumber laporan | — |
Korban
Faktor penyebab & kontributor
- Prasarana
- Prasarana
- Prasarana
Sarana & operator terkait
| Operator | Nama Ka | File Final Report |
|---|---|---|
| KCI | PLB 853A-854A (KRL Bandara Mri-Du-Bst) | — |
Rekomendasi keselamatan yang diterbitkan
Penerima: Direktorat Jenderal Perkeretaapian Regulator
-
— OPEN 0 tanggapan
Melakukan evaluasi dan kajian teknis terkait dengan regulasi atau peraturan yang mengatur tata letak, jarak pandang dan jarak minimum antara marka batas berhenti kereta api di stasiun (Semboyan 10G) dengan tanda batas berhenti pada jalur akhir (Semboyan 8G).
Lihat butir & lini masa tanggapan -
— OPEN 0 tanggapan
Melakukan evaluasi dan kajian teknis terkait dengan regulasi atau peraturan yang mengatur persyaratan penempatan, persyaratan pemasangan dan persyaratan teknis dari konstruksi penghalang sarana perkeretaapian.
Lihat butir & lini masa tanggapan
Penerima: PT Kereta Commuter Indonesia Operator
-
— OPEN 0 tanggapan
Memastikan ASP yang mengoperasikan KA Bandara telah diberikan pendidikan dan pelatihan untuk mengoperasikan tipe sarana perkeretaapian yang dioperasikan sebagai KA Bandara sehingga memiliki kecakapan untuk mengoperasikan tipe sarana perkeretaapian tersebut
Lihat butir & lini masa tanggapan -
— OPEN 0 tanggapan
Melakukan evaluasi dan kajian terkait dengan pengaruh puasa terhadap kinerja ASP dalam mengoperasikan KA yang ditinjau dari sudut pandang faktor manusia dan sudut pandang agama Islam
Lihat butir & lini masa tanggapan -
— OPEN 0 tanggapan
Mengintegrasikan manajemen faktor manusia (human factors) dalam silabus pelatihan dan pendidikan ASP dengan tujuan untuk memastikan interaksi manusia dan sistem dalam sarana perkeretaapian dapat secara proaktif berkontribusi untuk mengoptimalkan performa sistem serta mengidentifikasi bahaya dan memitigasi risiko yang mungkin dapat terjadi antara manusia dengan sistem sarana perkeretaapian terutama...
Lihat butir & lini masa tanggapan