KA 30A ARGO PARAHYANGAN (KAI DAOP 2 BANDUNG) — Km 127+164 emplasemen St. Cisomang
- Nomor investigasi
- KNKT.14.05.04.02
- Waktu kejadian
- Lokasi
- Km 127+164 emplasemen St. Cisomang
- Wilayah administratif
- PURWAKARTA, JAWA BARAT
Kronologi & deskripsi kejadian
Anjlokan KA 30A Argo Parahyangan Km 127+164 emplasemen St. Cisomang, Daop 2 Bandung
Data teknis
| Operator | — |
|---|---|
| Nama / nomor KA | — |
| Koordinat | -6.685965319791555, 107.3979781703921 |
| Sumber laporan | — |
Korban
Faktor penyebab & kontributor
- Manusia/SDM
- Manusia/SDM
- Manusia/SDM
Sarana & operator terkait
| Operator | Nama Ka | File Final Report |
|---|---|---|
| KAI DAOP 2 BANDUNG | KA 30A ARGO PARAHYANGAN | — |
Rekomendasi keselamatan yang diterbitkan
Penerima: Direktorat Jenderal Perkeretaapian Regulator
-
02.2014-05.16 CLOSED 2 tanggapan
Melakukan pembinaan terhadap PT. KAI (Persero) untuk mengoperasikan KA menggunakan lokomotif ujung pendek di depan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. KM. 40 Tahun 2010 tentang Standar Spesifikasi Teknis Lokomotif Pasal 16.
Lihat butir & lini masa tanggapan -
02.2014-05.17 CLOSED 2 tanggapan
Jalur ganda St. Cisomang – St. Cikadongdong agar segera dapat dioperasikan.
Lihat butir & lini masa tanggapan
Penerima: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Operator
-
02.2014-05.18 CLOSED 0 tanggapan
Dalam pengoperasian rangkaian KA diusahakan menggunakan lokomotif ujung pendek di depan dan untuk KA Argo Parahyangan dapat menggunakan lokomotif dua kabin.Catatan :KNKT sudah pernah merekomendasikan untuk menggunakan lokomotif ujung pendek di depan pada Laporan Akhir PLH Tumburan KA 421 KRL dengan KA 1001 Antaboga di emplasemen St. Kampungbandan Jakarta, Daop I Jakarta, tanggal 30 Oktober 2008...
Lihat butir & lini masa tanggapan -
02.2014-05.19 CLOSED 0 tanggapan
Pemberitahuan melalui radio train dispatching PK kepada masinis tentang pemindahan persilangan kepada PK yang diatur dalam SIPOKA (Sistem Pengendalian Operasi Kereta Api).
Lihat butir & lini masa tanggapan -
02.2014-05.20 CLOSED 0 tanggapan
Pemasangan semboyan 8F pada jarak 50-100 meter dari ujung wesel dan dilengkapi dengan penghalang yang dapat meredam luncuran KA dipasang pada jarak sepanjang 100 meter dibelakang semboyan 8F.
Lihat butir & lini masa tanggapan