Kesiapan Jelang Nataru, KNKT Menghimbau Bahwa Laik Operasi Belum Tentu Laik Jalan
BALI – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan pengecekan angkutan jelang kesiapan Nataru khususnya pada bidang transportasi udara dan laut sebagai bentuk antisipasi guna mencegah dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjad
BALI – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan pengecekan angkutan jelang kesiapan Nataru khususnya pada bidang transportasi udara dan laut sebagai bentuk antisipasi guna mencegah dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Dengan tidak melupakan anjuran dari pemerintah untuk terus menerapkan protokol kesehatan agar penyebaran virus Covid-19 tidak semakin menjamur. Oleh sebab itu, tidak hanya aspek keamanan dan keselamatan, aspek kesehatan kini menjadi fokus penting yang paling utama jelang persiapan nataru.
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono menekankan bahwa saat ini aspek kesehatan menjadi aspek tambahan yang harus diperhatikan pada setiap operator kendaraan. Seperti di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai dan Pelabuhan Padangbai, selain pengecekan kelaikan angkutan yang siap beroperasi, Soerjanto juga memastikan agar tidak hanya kendaraannya saja yang layak operasi namun seluruh personil awak pesawat dan kapal juga layak, layak dalam artian semuanya benar-benar dalam kondisi sehat sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Soerjanto menjelaskan, laik operasi belum tentu laik jalan karena seluruh crew yang bertugas juga harus laik, sehingga kendaraannya laik, crew nya laik, persyaratan cuaca juga laik, jika semuanya sudah laik berarti dapat dikatakan laik jalan.
Maka hal selanjutnya yang juga harus diperhatikan adalah soal cuaca. KNKT berpesan apabila memang cuacanya tidak memungkinkan untuk terbang atau berlayar dan sekiranya tidak bisa untuk mendarat atau bersandar jangan dipaksakan. Kepada operator bandara atau pelabuhan dan pihak bertanggung jawab lainnya perlu memastikan posisi dan waktu terbaik yang pas untuk melakukan perjalanan atau menyudahi perjalanan, karena hal tersebut sangat krusial. Dan kepada seluruh penumpang dihimbau untuk tidak protes atau memaksa agar kendaraan cepat berhenti karena hal tersebut dilakukan demi keamanan dan keselamatan bersama. KNKT juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar selalu mengingat bahwa keamanan dan keselamatan adalah tanggung jawab semua pihak, sehingga semuanya perlu sama-sama saling
mengingatkan dan mengerti akan pentingnya aspek keamanan dan keselamatan saat berkendara. Serta tidak lupa untuk terus mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak
Berita terkait
Lihat arsip berita →- Berita
Peluncuran Asean Motorcycle Assessment Programme (Asean Map) Dukung Peningkatan Keselamatan Sepeda Motor di Asia Tenggara
Kementerian Pengangkutan Malaysia melalui MIROS meluncurkan ASEAN MAP pada 11 Agustus 2026 di Selangor, diresmikan Wakil Menteri YB Datuk Hasbi. Acara 2 hari ini dihadiri pakar, produsen, da…
- Berita
Ketua KNKT: Setiap Investigasi Harus Menghasilkan Langkah Pencegahan Kecelakaan Berikutnya
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, menyampaikan paparan bertajuk "From Investigation to Prevention: Building a Safer Aviation Future" pada rangkaian 3rd Indonesia Aero Summit (IAS) 2026
- Berita
Di IISAR 2026, Ketua KNKT Dorong Penguatan Sinergi SAR Melalui Pembelajaran dari QZ8501 dan SJ182
KNKT menegaskan bahwa pengalaman penanganan kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 dan Sriwijaya Air SJ182 memberikan pelajaran penting bagi penguatan sistem pencarian dan pertolongan / Search an…
