Penandatanganan Mou sebagai Upaya KNKT Bersama Kcic dalam Peningkatan Keselamatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
JAKARTA – Pada tanggal 5 Juli 2022 bertempat di Auditorium Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah dilaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding / Nota Kesepahaman antara Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dengan PT
JAKARTA – Pada tanggal 5 Juli 2022 bertempat di Auditorium Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah dilaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding / Nota Kesepahaman tentang peningkatan keselamatan penyelenggaraan kereta api kecepatan tinggi Jakarta-Bandung antara Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dengan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang merupakan pemilik proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang telah ditetapkan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional pemerintah dalam Peraturan Presiden Nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional.
Mengingat kereta cepat Jakarta-Bandung ini merupakan jenis perkeretaapian yang baru di Indonesia dan memiliki tingkat resiko yang tinggi, oleh sebab itu perlu dilakukan kerja sama antara KCIC dengan stakeholder terkait sebagai salah satu upaya menjamin keselamatan dalam pengoperasian transportasi tersebut.
Adapun ruang lingkup kerja sama yang dijalin antara PT KCIC dan KNKT meliputi pengembangan sumber daya manusia di bidang kereta api kecepatan tinggi, konsultasi keselamatan perkeretaapian, dan pertukaran informasi teknologi kereta api kecepatan tinggi pada Kereta Api Kecepatan Tinggi Jakarta-Bandung dengan saling berkoordinasi satu sama lain dalam hal perencanaan serta peningkatan kapasitas kelembagaan.
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono dalam sambutannya menyampaikan bahwa sekarang ini menyiapkan orang yang terbiasa menggunakan analog kemudian berubah menggunakan sistem digital itu sulit karena sudah terbentuk pola kebiasaan sehingga perlu ada usaha khusus berlebih yang harus dipelajari. Untuk itu pihak departemen Sumber Daya Manusia (SDM) PT KCIC perlu mempersiapkan SDM yang memang benar-benar memiliki spesifikasi baik dan mengerti dalam bidangnya.
“Mungkin perlu teman-teman dari psikologi melihat kesehatan fisik dan mental setiap SDM, atau jika diperlukan diadakan pemeriksaan rutin tahunan jadi tidak hanya pemeriksaan secara fisik namun pemeriksaan secara mental juga diperhatikan,” tutur Soerjanto menjelaskan bahwa persiapan SDM merupakan hal yang penting demi keberlangsungan jalannya program.
Selain itu, Soerjanto juga menghimbau terkait persiapan kereta cepat yang pengoperasian sedari awal harus melibatkan regulator karena apa pun nanti yang akan jalankan di Indonesia ini perlu ada sertifikasi dari pemerintah Indonesia. Meskipun sudah diterbitkan sertifikat laik dari China tapi pemerintah Indonesia juga masih harus mengeluarkan sertifikasi tipenya.
KNKT berharap ke depannya SDM di Indonesia bisa dalam mengoperasikan kereta cepat dengan adanya transfer knowledge sehingga ada keyakinan bahwa kereta ini siap dan laik untuk dioperasikan.
Setelah kegiatan penandatangan selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan kunjungan ke proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Halim, LRT Integration, dan Tunnel 1 KCIC bersama tim dari PT KCIC dan Ikatan Dokter Kesehatan Kerja Indonesia.
Berita terkait
Lihat arsip berita →- Berita
Peluncuran Asean Motorcycle Assessment Programme (Asean Map) Dukung Peningkatan Keselamatan Sepeda Motor di Asia Tenggara
Kementerian Pengangkutan Malaysia melalui MIROS meluncurkan ASEAN MAP pada 11 Agustus 2026 di Selangor, diresmikan Wakil Menteri YB Datuk Hasbi. Acara 2 hari ini dihadiri pakar, produsen, da…
- Berita
Ketua KNKT: Setiap Investigasi Harus Menghasilkan Langkah Pencegahan Kecelakaan Berikutnya
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, menyampaikan paparan bertajuk "From Investigation to Prevention: Building a Safer Aviation Future" pada rangkaian 3rd Indonesia Aero Summit (IAS) 2026
- Berita
Di IISAR 2026, Ketua KNKT Dorong Penguatan Sinergi SAR Melalui Pembelajaran dari QZ8501 dan SJ182
KNKT menegaskan bahwa pengalaman penanganan kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 dan Sriwijaya Air SJ182 memberikan pelajaran penting bagi penguatan sistem pencarian dan pertolongan / Search an…
