Saling Dukung, KNKT dan Stta Kompak Bekerjasama Meningkatkan Keselamatan Transportasi Udara
YOGYAKARTA – Banyaknya tragedi kecelakaan pesawat yang tidak terekspos, seperti pesawat-pesawat kecil yang tergelincir di wilayah Papua, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai lembaga pemerintahan yang mempunyai tugas dan fungsi inve
YOGYAKARTA – Banyaknya tragedi kecelakaan pesawat yang tidak terekspos, seperti pesawat-pesawat kecil yang tergelincir di wilayah Papua, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai lembaga pemerintahan yang mempunyai tugas dan fungsi investigasi kecelakaan transportasi mengadakan program pemanfataan sumber daya manusia dan pertukaran informasi dengan Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) selaku perguruan tinggi yang berfokus pada perkembangan teknologi dan kedirgantaraan.
“kami tidak mau sok tahu atau sok pintar melakukan segala-galanya sendiri, kami juga butuh bantuan dari beberapa tenaga ahli yang memang sudah professional dibidangnya untuk kemudian kami ajak kerjasama. Nah kalo STTA ini kan sudah jelas perguruan tinggi yang memang di dalamnya banyak pakar-pakar yang paham tentang dunia penerbangan. Jadi nanti kalo ada kecelakaan STTA bisa ikut turun melakukan investigasi bersama dan kami KNKT semisal STTA mengadakan seminar atau acara-acara apa kita siap sebagai narasumber atau membantu apapun lainnya, pokonya kita kerjasama sama-sama saling bantu” penjelasan singkat Soerjanto Tjahjono selaku ketua KNKT terkait sistem kerjasama yang dilakukan dengan STTA.
Saling mendukung, meningkatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi informasi serta segala sumber daya di bidang teknologi penerbangan adalah tujuan dari diadakannya program pemanfaatan sumber daya manusia dan pertukaran informasi antara KNKT dengan STTA. Dengan fokus utamanya yaitu untuk mengurangi angka kecelakaan pada transportasi udara serta meminimalisir terjadinya kecelakaan dengan penyebab yang sama agar tidak kembali terulang. Proses penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Yogyakarta tepatnya di Sekolah Tinggi Teknologi Adisujipto pada 24 Juli 2020 dengan masa berlaku berlangsung selama tiga tahun yang sewaktu-waktu dapat diperpanjang kembali atas kesepakatan antar kedua belah pihak. Adapun proses evaluasi dalam program kerjasama ini dilakukan secara berkala sekurang-kurangnya satu kali dalam satu tahun
Berita terkait
Lihat arsip berita →- Berita
Peluncuran Asean Motorcycle Assessment Programme (Asean Map) Dukung Peningkatan Keselamatan Sepeda Motor di Asia Tenggara
Kementerian Pengangkutan Malaysia melalui MIROS meluncurkan ASEAN MAP pada 11 Agustus 2026 di Selangor, diresmikan Wakil Menteri YB Datuk Hasbi. Acara 2 hari ini dihadiri pakar, produsen, da…
- Berita
Ketua KNKT: Setiap Investigasi Harus Menghasilkan Langkah Pencegahan Kecelakaan Berikutnya
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, menyampaikan paparan bertajuk "From Investigation to Prevention: Building a Safer Aviation Future" pada rangkaian 3rd Indonesia Aero Summit (IAS) 2026
- Berita
Di IISAR 2026, Ketua KNKT Dorong Penguatan Sinergi SAR Melalui Pembelajaran dari QZ8501 dan SJ182
KNKT menegaskan bahwa pengalaman penanganan kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 dan Sriwijaya Air SJ182 memberikan pelajaran penting bagi penguatan sistem pencarian dan pertolongan / Search an…
